Tuesday, February 9, 2010

Cobalah Melihat Kebawah

Khalil Gibran pernah menuliskan dalam salah satu karyanya bahwa burung yang terbang diangkasa pun bayangannya akan tetap berada di bawah.

Dan memang seharusnya kita juga berbuat seperti itu, setinggi apapun pencapaian kita sekarang sepantasnya kita juga melihat kebawah, dengan melihat kebawah kita akan merasa lebih bersyukur atas apa yang kita raih, dan seberapa beruntung kita bila dibandingkan dengan mereka yang lain

Melihat ke atas berarti kita hanya melihat apa yang tidak kita punya sekarang, dan bukan pada apa yang kita punya sekarang, kita lebih suka menghitung dan menilai sesuatu dari apa yang bisa kita hitung, yang bisa kita rating dan seterus dan seterusnya.

Sebenarnya tidak salah sih melihat keatas, karena dengan itu kita bisa berharap, kita bisa bermimpi dan berusaha menjadikannya sebuah kenyataan karena langit itu tak berbatas (ingat ada pepatah yang mengatakan bahwa diatas langit ada langit lagi...) – (namun di langit yang luas itu tidak ada tempat untuk kesalahan), sekali-kali lihatlah kebawah jadi kamu tahu setinggi apa kamu telah terbang...

Melihat kebawah juga berarti kamu menghargai hidup yang tidak sempurna ini, jika kamu melihat diri kamu sampai di titik ini, kamu akan merasa sebagai satu dari sedikit orang yang diberikan kesempatan oleh yang Maha Kuasa untuk sampai di sini, sebagai orang yang dipilih untuk sampai di titik ini. Jika kita lihat dari sisi siapa yang berhak, mungkin aku atau kamu bukan orang yang berhak mendapatkan semua itu, banyak orang yang jauh lebih baik dari kita dan jika Tuhan menggunakan kriteria itu, niscaya kita akan tersingkir dari nominasi.

Dan jika kamu sampai disisi ini sekarang itu adalah sebuah karunia dari Yang Diatas, maka belajarlah untuk bersyukur, belajarlah untuk menjadi lebih baik dan seterus-seterusnya karena mungkin kesempatan yang kita punya hanya sekali dan bukankah sebaik-baiknya manusia adalah yang bersyukur atas karunia yang ia dapatkan?

No comments:

Post a Comment