Itu yang kadang kita dengar, apa yang tak kamu ketahui takkan melukaimu. Atau malah sebaliknya kamu takut terluka jadi lebih baik jika berpura-pura tidak tahu dan menganggap semua berjalan baik-baik saja.
Seringkali orang dengan sadar membiarkan dirinya “dibohongi” karena dia tak ingin melihat kenyataan yang terjadi seperti itu, mereka lebih memilih membiarkan semua itu berjalan dengan salah karena mereka takut akan rasa sakitnya, bukankah rasa sakit itu menggugah kesadaran? Jika kita beranggapan semua baik-baik saja sama saja membiarkan diri kita jatuh lebih dalam dan lebih dalam lagi. Jika kamu sakit dalam stadium awal pasti pengobatannya sederhana dan cepat, namun jika kamu beranggapan semua OK padahal kamu tahu kenyataannya itu berbeda, sama saja membiarkan dirimu sakit tanpa mendapatkan pengobatan, dan ketika kamu sadar mungkin kamu akan terkejut berapa banyak bagian dari dirimu yang telah hilang
Tidak semua orang punya keberanian untuk menghadapi kenyataannya dengan sadar, memang kesadaran itu menyakitkan, namun akan lebih menyakitkan lagi bila kamu tak melakukan yang dapat kamu lakukan (dan lebih baik tentusaja) karena takut menghadapi kenyataan.
Berarti pilihan kita hanya tersisa 2, yaitu: (1) hadapi apa yang terjadi dengan sadar, dalam arti kita menyiapkan diri dengan segala kemungkinannya atau (2) hadapi saja dan pura-pura semua baik-baik saja. Kamu akan pilih yang mana? It’s up to you, you have the reason and you are the one that will run it
No comments:
Post a Comment